Schalke Hadapi Proses Disipliner dari UEFA

Para pendukung Schalke mengelu-elukan tim mereka dalam pertandingan sepakbola divisi pertama Bundesliga Jerman (9/3).

UEFA telah melakukan proses disipliner terhadap klub sepakbola Jerman Schalke setelah terjadi kericuhan hari Rabu dalam pertandingan babak kualifikasi Liga Champions melawan tim tamu PAOK dari Yunani.
Klub Bundesliga itu mengatakan pada websitenya “tuduhan terhadap klub yang dijuluki Royal Blues itu terkait tuduhan pengibaran spanduk politik, masalah penonton dan keterlambatan dalam penyerahan daftar pemain.”'

Dalam pertandingan imbang 1-1 hari Rabu, polisi menggunakan semprotan merica dan pentungan terhadap para pendukung Schalke untuk secara paksa menyita spanduk pro-Macedonia. Polisi mengatakan 30 orang memerlukan perawatan medis akibat insiden tersebut.

Kepala polisi Klaus Sitzer mengatakan tindakan itu diperlukan karena sekitar 2.000 pendukung Yunani yang terprovokasi oleh spanduk tersebut telah mengancam akan menyerbu lapangan dan menyerang pendukung lawan. Schalke mengecam tanggapan polisi itu sebagai “tidak proporsional.”