Rusia Cabut Larangan Pengiriman Misil Canggih ke Iran

Sistem misil anti pesawat S-300 buatan Rusia (foto: dok).

Presiden Rusia Vladimir Putin hari Senin (13/4) mencabut larangan pengiriman sistem pertahanan misil canggih ke Iran.

Rusia menandatangani kontrak penjualan sistem misil S-300 senilai $ 800 juta kepada Iran pada tahun 2007, tetapi kemudianmenangguhkan pengirimannya karena Amerika Serikat dan Israel menyatakan sangat keberatan.

Iran mengajukan gugatan hukum ke pengadilan di Jenewa untuk ganti rugi $ 4 miliar atas pelanggaran kontrak itu, namun pengadilantersebut belum mengeluarkan keputusan.

Rusia telah menegaskan bahwa keputusannya pada tahun 2010 untuk membekukan pengiriman S-300 didasarkan pada sanksi Dewan Keamanan PBB yang dikenakan terhadap Iran terkait program nuklirnya.

Iran menyepakati kerangka persetujuan dengan negara-negara kuat dunia bulan ini yang dimaksudkan untuk secara signifikan membatasi kemampuan Teheran memproduksi senjata nuklir, dengan imbalan keringanan sanksi internasional. Perjanjian tersebut harus tuntas sebelum 30 Juni.

Tidak ada kesepakatan tegas mengenai bagaimana atau kapan sanksi dicabut.