Ratusan Warga Suriah Tinggalkan Homs

Kawasan pertokian di Homs porak poranda akibat bentrokan selama bertahun-tahun, Selasa (8/12).

Setelah para pejuang pemberontak Suriah pergi, pemerintah Suriah akan memiliki kontrol penuh atas Homs, yang terletak sekitar 150 kilometer dari utara Damaskus.

Ratusan orang meninggalkan kawasan terakhir yang dikuasai pemberontak di Homs, Suriah tengah hari Rabu (9/12), sebagai bagian dari kesepakatan perdamaian setempat dengan pemerintah.

Pasukan Suriah mengepung kawasan tersebut selama beberapa tahun dalam perang saudara di negara itu, sementara kantung-kantung pemberontak masih berada di kawasan yang merupakan daerah awal munculnya konflik.

Selain para pejuang oposisi yang meninggalkan distrik Wael, ratusan warga sipil dengan menaiki bis-bis ke luar kawasan itu. Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, yang memonitor kekerasan di Suriah, mengatakan 750 orang diperkirakan akan berangkat hari Rabu (9/12).

Setelah para pejuang pemberontak pergi, pemerintah Suriah akan memiliki kontrol penuh atas Homs, yang terletak sekitar 150 kilometer dari utara ibukota, Damaskus, dan di sepanjang jalan raya yang menghubungkan Hama dan Aleppo hingga jauh ke bagian utara negara itu.

Usaha untuk mewujudkan kesepakatan perdamaian menyeluruh di Suriah sejauh ini tidak menghasilkan banyak kemajuan. PBB dan sekelompok negara berpengaruh saat sedang mengusahakan agar pemerintah Suriah dan berbagai kelompok oposisi memulai pembicaraan yang ditengahi PBB 1 Januari mendatang. [ab]