Presiden Trump Bicarakan Korut dengan Pemimpin China dan Jepang

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tengah melakukan pembicaraan melalui telepon dengan pemimpin Jepang dan China dari Gedung Putih, Washington DC. (Foto: dok).

Presiden Amerika Donald Trump membicarakan ancaman program nuklir Korea Utara dalam pembicaraan telepon terpisah dengan Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Gedung Putih mengatakan baik Trump maupun Xi menegaskan kembali tekad mereka untuk membebaskan semenanjung Korea dari nuklir,” sementara Trump juga membicarakan ancaman program misil balistik Korea Utara.

Media pemerintah China mengatakan Xi juga mengatakan kepada Trump “faktor-faktor negatif” telah mempengaruhi hubungan Amerika-China dan bahwa Xi berharap Trump akan menangani dengan wajar masalah yang berhubungan dengan Taiwan berdasarkan prinsip “Satu China.”

Presiden AS, Donald Trump (tengah) di Washington, 1 Maret 2017, PM Jepang Shinzo Abe (kanan) di Tokyo, 18 November 2014, dan Presiden China Xi Jinping (kiri) di bandara Heathrow, London, 19 Oktober 2015.

Sejak tahun 1979, Amerika Serikat telah mengakui sikap resmi China bahwa Taiwan adalah bagian dari China. Pekan lalu, Amerika menyetujui penjualan senjata senilai $1,42 milyar kepada Taiwan.

Dalam pembicaraan dengan Abe, Gedung Putih mengatakan kedua pemimpin sepakat meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara agar mengubah arahnya yang berbahaya dan bahwa Amerika dan Jepang siap menanggapi setiap ancaman atau tindakan yang diambil Korea Utara.”

Pernyataan Gedung Putih mengakhirinya dengan mengatakan Trump dan Xi, Trump dan Abe, sangat menunggu pertemuan tatap muka mereka pekan ini pada KTT para pemimpin G-20 di Hamburg, Jerman. [gp]