Presiden Taiwan mengutuk penembakan di sebuah gereja Taiwan di California oleh seorang pria yang dilaporkan didorong oleh kebencian terhadap pulau itu.
Dalam briefing di Taipei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan Joann Ou mengatakan Presiden Tsai Ing-wen "menyatakan prihatin" atas insiden itu dan menyampaikan "duka cita yang sedalam-dalamnya" kepada mereka yang terlibat.
"Kami mengikuti perkembangan terbaru kasus ini, dan kami akan membantu orang Taiwan di luar negeri melalui berbagai saluran," katanya.
BACA JUGA:
FBI Interogasi Orang Tua Tersangka Penembakan Bermotif Rasial di New YorkDavid Chou, 68, dari Las Vegas, Selasa (17/5), diperkirakan muncul di pengadilan negara bagian California atas dugaan pembunuhan dan percobaan pembunuhan.
Polisi mengatakan dia menyembunyikan bom molotov sebelum melakukan penembakan hari Minggu dalam pertemuan yang dihadiri umumnya orang-orang tua Taiwan di gereja di Orange County di luar Los Angeles.
Satu orang tewas dan lima orang terluka, yang tertua usia 92, dalam insiden itu.
Investigasi kejahatan kebencian juga sedang dilakukan federal. [ka/ab]