Pesawat Tempur Suriah dan Rusia Bombardir Bagian Timur Aleppo, Suriah

Puing-puing gedung yang hancur akibat serangan udara di kawasan Tariq al-Bab, Aleppo, Suriah, 24 September 2016 disingkirkan.

Pesawat-pesawat tempur Suriah dan Rusia membombardir bagian timur Aleppo, Suriah, hari Minggu (25/9) yang dikuasai pemberontak, beberapa jam sebelum Dewan Keamanan PBB membicarakan gelombang kekerasan yang melanda kota itu.

Para penyerang menghantam daerah kediaman kota tersebut di mana kira-kira 250 ribu orang tinggal, yang meratakan gedung-gedung dan membuat jalan-jalan penuh puing-puing dan kepingan dinding semen. Serangan tersebut mencakup serangan misil, serangan bom drum dan tembakan artileri.

Organisasi pemantau hak azasi Suriah yang berbasis di Inggris mengatakan lebih dari 100 orang, sebagian besar sipil, telah tewas sejak tentara Suriah memulai serangannya hari Rabu dan gencatan senjata yang diperantarai Amerika dan Rusia berantakan, Perang saudara Suriah, yang sekarang telah berlangsung selama enam tahun, telah menewaskan ratusan ribu orang dan 11 juta orang mengungsi.

Amerika Serikat dan negara-negara Eropa sekutunya mengatakan Rusia berkewajiban menghentikan pertempuran, dan mendesak Moskow agar mengambil langkah yang luar biasa untuk mendukung penghentian pertempuran di Suriah.

Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan Sabtu malam, para menteri luar negeri dari Amerika Serikat, Perancis, Italia, Jerman, Inggris dan para wakil dari Uni Eropa mendesak Moskow agar mendukung bantuan kemanusiaan, menghentikan pemboman terhadap warga Suriah, dan melanjutkan usaha gencatan senjata. [gp]