Pertumbuhan Ekonomi China Merosot

Seorang pelanggan membeli sepatu di sebuah mall di Hefei, provinsi Anhui, 10 Maret 2015. (Foto: dok.)

Ekonomi China berada pada pertumbuhan paling lambat dalam masa enam tahun, kwartal lalu, menurut data yang dirilis hari Rabu (15/4), menimbulkan keprihatinan baru tentang kondisi negara dengan ekonomi terbesar ke-dua dunia itu.

Pertumbuhan turun 7 persen dalam kwartal pertama tahun 2015, merosot dari 7,3 persen kwartal sebelumnya. Ini merupakan tingkat pertumbuhan kwartal terlambat sejak awal tahun 2009 setelah terjadi krisis finansial global.

Partai Komunis China yang berkuasa memasang target sederhana, pertumbuhan 7 persen untuk tahun 2015. Sementara tingkat pertumbuhan itu merupakan di antara yang tercepat di kalangan negara dengan pertumbuhan ekonomi yang lancar, itu menjadi pertumbuhan terlambat di China dalam masa seperempat abad.

Menanggapi angka-angka tersebut, seorang juru bicara bagi Biro Statistik Nasional China, hari Rabu, mengatakan, Beijing memang telah menduga pertumbuhan yang lambat itu. Menurutnya, pemerintah menganggap hal ini sebagai akibat "lambatnya kepulihan ekonomi global" dan "reformasi struktural yang sedang berjalan," seperti yang diprediksi oleh Biro Statistik Nasional.