Persaingan Ketat Macron, LePen dalam Pilpres Prancis

  • Associated Press

Orang-orang berjalan melewati poster kampanye resmi kandidat pemilihan presiden Prancis Marine le Pen, pemimpin partai sayap kanan Nasional Rally (Rassemblement National) Prancis, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters)

Selama beberapa bulan, Presiden Prancis Emmanuel Macron diproyeksikan menjadi pemimpin pertama dalam 20 tahun yang memenangkan periode kedua di negara itu.

Namun skenario itu makin meragukan menjelang pemungutan suara pada Minggu (10/4) dalam pemilihan presiden putaran pertama.

Keprihatinan mengenai biaya hidup mendominasi kampanye dan bisa mendorong banyak pemilih untuk mendukung pemimpin berhaluan kanan Marine Le Pen.

Pada 2017, Macron menang telak atas Le Pen untuk menjadi presiden termuda di Prancis. Persaingan keduanya kali ini terlihat lebih ketat.

Di sebuah kota sebelah barat Paris dimana Macron berkampanye, banyak yang menganggap Le Pen sebagai calon kuat, dan sebagian warga siap untuk mengalihkan dukungannya dari Macron ke Le Pen. [vm/ft]