Perancis Kerahkan 10 Ribu Tentara untuk Tingkatkan Keamanan

Menteri Pertahanan Perancis, Jean-Yves Le Drian (kanan) memberikan penjelasan kepada wartawan di Paris hari Senin (12/1).

Perancis mengerahkan 10 ribu tentara untuk meningkatkan keamanan di tempat-tempat ‘rawan’ setelah serangan teror maut pekan lalu di Paris.

Menteri Pertahanan Perancis, Jean-Yves Le Drian mengatakan kepada wartawan hari Senin (12/1) bahwa tentara-tentara itu akan ditempatkan sebelum Selasa malam. Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve mengatakan sekitar setengah dari jumlah itu akan melindungi 717 sekolah Yahudi di Perancis.

Mereka berbicara seusai rapat kabinet dengan Presiden Perancis Francois Hollande yang berfokus pada langkah-langkah keamanan.

Juga hari Senin, Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengumumkan ia akan mengunjungi Perancis hari Kamis dan Jumat untuk melakukan pembicaraan mengenai cara menghadapi kekerasan oleh ekstremis. Ia mengatakan intelijen Amerika dan Biro Penyelidik Federal (FBI) berkoordinasi dengan para penyelidik Perancis.

Kerry mengatakan kepada wartawan bahwa ia dan Presiden Barack Obama sangat terlibat dengan pihak berwenang Perancis sejak serangan pertama di Paris pekan lalu.

Menanggapi kritik mengenai wakil Amerika pada demonstrasi di ibukota Perancis hari Minggu yang menarik kedatangan presiden, perdana menteri dan raja dari seluruh dunia, Kerry Senin mengatakan kepada wartawan bahwa kunjungan resmi yang telah dijadwalkan, menghalanginya melakukan perjalanan lainnya.

Duta Besar Amerika untuk Perancis adalah pejabat tertinggi Amerika pada acara tersebut.