Seorang pria bersenjata api yang menyandera beberapa orang di sebuah toko elektronik Apple di Amsterdam pada Selasa (22/2) malam, akhirnya berhasil dibekuk setelah polisi melakukan pengepungan selama beberapa jam. Sandera terakhir dalam insiden tersebut telah berhasil dibebaskan.
Polisi mengerahkan beberapa unit khusus untuk "mengendalikan situasi" setelah diberitahu tentang perampokan bersenjata pada hampir pukul 6 sore waktu setempat. Kejadian itu dengan cepat berubah menjadi situasi penyanderaan.
Sebuah ambulan yang membawa sandera yang terluka dalam penyekapan di sebuah toko Apple di Amsterdam, Belanda, meninggalkan lokasi kejadian pada 22 Februari 2022. (Foto: AP/Peter Dejong)
Polisi mengatakan, pria bersenjata itu "berbaring di jalan dan sebuah robot memeriksanya untuk mencari bahan peledak" di depan toko di Leidseplein di jantung kota Amsterdam.
"Sejak penyanderaan dimulai, beberapa orang berhasil meninggalkan toko itu," kata mereka sebelumnya. Mereka memantau foto-foto yang beredar di media sosial, yang akhirnya akan digunakan untuk penyelidikan, tambah mereka.
Seorang wartawan independen yang berada di gedung terdekat, Tim Wagemakers mencuit, ada polisi bersenjata lengkap di lokasi itu mengatakan penduduk setempat diminta untuk tetap berada di dalam rumah dan menjauh dari jendela mereka.
Bangunan tempat ia berada dikosongkan selama penyanderaan berlangsung. Foto-foto di media sosial menunjukkan seorang penyerang menahan seorang pria dengan todongan senjata, demikian dilaporkan oleh media lokal.
Beberapa saksi mendengar suara tembakan di dalam toko Apple itu, menurut media AT5. [ps/lt]