Penghitungan suara, untuk pemilu parlemen Israel yang berlangsung sebelumnya pekan ini, dilanjutkan Kamis (25/3). Penghitungan sejauh ini menunjukkan, baik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu maupun mereka yang bertekad untuk menggulingkannya tidak menunjukkan jalan yang jelas untuk membentuk pemerintahan.
Pemungutan suara hari Selasa (23/3) pemilu parlemen Israel keempat dalam dua tahun, secara luas dilihat sebagai referendum tentang kepantasan Netanyahu untuk memerintah saat berada di bawah dakwaan. Tetapi baik kubu pro-Netanyahu maupun lawan-lawannya yang sangat terfragmentasi tidak memperoleh 61 dari 120 kursi yang diperlukan di parlemen.
Dengan sekitar 93 persen suara telah dihitung, Netanyahu dan sekutu-sekutunya diproyeksikan meraih 52 kursi sementara lawan utamanya merebut 57 kursi. Di antara kedua kubu tersebut ada dua partai yang belum menunjukkan keberpihakan mereka kepada salah satu kubu itu, yakni Yemina, sebuah partai nasionalis yang memenangkan tujuh kursi, dan Raam, sebuah partai Islamis Arab yang memenangkan empat kursi.
Pekerja dipisahkan dengan layar plastik saat penghitungan surat suara pemilu nasional Israel, di Knesset, Yerusalem, Kamis, 25 Maret 2021. (Foto AP / Maya Alleruzzo)
Beberapa lawan Netanyahu telah mulai membahas usaha untuk meloloskan rancangan undang-undang (RUU) yang akan mendiskualifikasi seorang politisi di bawah dakwaan untuk membentuk pemerintahan. Jika legislasi itu disahkan, Netanyahu yang sudah lama menjabat tidak bisa kembali berkuasa. RUU serupa pernah diajukan setelah pemilu Maret 2020, tetapi tidak pernah disahkan.
Netanyahu sedang diadili karena diduga melakukan penipuan dan pelanggaran kepercayaan, serta menerima suap dalam tiga kasus berbeda. Ia membantah melakukan kesalahan dan menolak tuduhan-tuduhan itu sebagai upaya mengada-ada yang dilancarkan para penegak hukum dan media yang bias.
Terlepas dari tuduhan terhadapnya, partai Netanyahu, Likud, menerima sekitar seperempat suara, sehingga menjadikannya partai terbesar di parlemen.
Penghitungan akhir suara diperkirakan selesai pada hari Jumat. [ab/uh]