Pengadilan Kamboja Tangguhkan Hukuman atas 6 Pemimpin Buruh

Gedung pengadilan di Phnom Penh, Kamboja, di mana 6 pemimpin buruh diadili hari Selasa 11/12 (foto: ilustrasi).

Enam pemimpin Serikat Buruh Kamboja masing-masung menerima hukuman 2,5 tahun penjara yang ditangguhkan terkait dengan protes buruh sekitar lima tahun lalu, di mana empat pekerja garmen tewas dan sekitar 20 lainnya luka-luka.

Pengadilan kota Phnom Penh hari Selasa (11/12) mendapati, enam pemimpin buruh itu bersalah atas empat dakwaan yang melibatkan protes kekerasan dan properti di pinggiran Phnom Penh.

Hukuman yang relatif ringan itu tampaknya menjadi bagian dari upaya pemerintahan Perdana Menteri Hun Sen untuk melunakkan citranya sebagai rezim otoriter.

Korban tewas terjadi awal Januari 2014 ketika polisi melepaskan tembakan ke arah buruh pabrik yang mogok, menuntut kenaikan upah minimum dua kali lipat. Polisi mengklaim mereka membela diri setelah beberapa ratus pekerja yang menutup jalan mulai membakar ban-ban dan melempari mereka dengan benda-benda keras. (ps/ab)