Para pemimpin yang berkumpul dalam KTT internasional di Peru menyerukan AS dan negara-negara lain untuk tidak mengabaikan perjanjian perdagangan global.
Ketika para pemilih AS dan Eropa memilih politisi yang meragukan manfaat perjanjian itu bagi rakyatnya, para pemimpin dalam KTT Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik menyerukan negara-negara untuk tidak mundur dari perdagangan yang lebih bebas.
Presiden China Xi Jinping hari Sabtu menyerukan negara-negara untuk menyambut keterbukaan ekonomi.
“Kita harus berkomitmen untuk membangun komunitas demi masa depan bersama,” kata Xi dalam pertemuan di Lima, Peru. “Dan itu harus membuat kita jadi lebih dekat, bukannya menjauh.”
China ingin negara-negara di kawasan itu menyambut perjanjian perdagangan ekonomi, yang disebut FTAAP (Free Trade Area of the Asia-Pacific). Rencana itu dianggap luas sebagai saingan dari Kemitraan Trans Pasifik yang didukung AS, yang kini harus diratifikasi oleh 12 negara yang merundingkan perjanjian itu. [vm]