Lebih dari 1.5 juta orang melewati pemeriksaan keamanan di bandara-bandara AS Minggu (21/3), pertama kalinya angka itu mencapai titik tertinggi sejak Maret 2020, kata Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) pada Senin (22/3).
Industri maskapai penerbangan sangat terdampak pandemi COVID-19. Perjalanan udara berkurang 60 persen pada 2020.
AS sekarang ini melarang masuk non-warga negara AS yang melakukan perjalanan dari Brazil, Afrika Selatan dan China. Banyak negara Eropa melarang masuk warga negara AS.
Seorang penumpang tiba di terminal kedatangan internasional Bandara O'Hare di Chicago, Illinois, di tengah pandemi COVID-19, 15 Maret 2020. (Foto: dok).
Angka 1.54 juta yang dicatat Minggu (21/3) itu merupakan yang tertinggi sejak 13 Maret 2020, dan hari ke-11 berturut-turut angkanya melampaui 1 juta. Tanggal 13 Maret adalah hari ketika AS menyatakan pandemi virus corona sebagai darurat nasional tahun lalu.
Kelompok industri penerbangan, Airlines for America, mengatakan permintaan akan perjalanan udara domestik pekan lalu turun 47 persen dibandingkan tingkat sebelum pandemi. Sementara permintaan akan perjalanan udara internasional turun 68 persen, menurut Reuters. [vm/lt]