Pasukan Libya Bertempur di Sirte, Anggota Kongres AS Kunjungi NTC

Para pejuang NTC Libya mengepung kota Sirte, benteng pendukung Gaddafi (29/9).

Pejuang NTC mengatakan mereka telah menguasai bandara di Sirte, namun bentrokan dengan pasukan pro-Gaddafi terus berlangsung.

Pertempuran sengit berlangsung antara pejuang pemerintahan sementara Libya dan pasukan yang setia kepada mantan pemimpin Moammar Gaddafi untuk menguasai Sirte, kota asal Gaddafi.

Pejuang Dewan Nasional Transisi (NTC) mengatakan mereka telah menguasai bandara di Sirte. Namun, bentrokan antara kedua pihak terus berlangsung di bagian lain kota itu hari Kamis.

Sementara itu, pemerintah sementara Libya mendapat dukungan dari senator Amerika yang sedang bekunjung. Dukungan terhadap NTC juga diberikan oleh Dewan HAM PBB.

Empat anggota parlemen Amerika berkunjung ke Libya hari Kamis dalam perjalanan yang merupakan kunjungan pertama oleh anggota Kongres Amerika ke Tripoli sejak jatuhnya pemerintahan Gaddafi.

Setelah rombongan itu bertemu dengan pemimpin NTC, Senator John McCain mendesak NTC agar berusaha membawa semua kelompok bersenjata di negara itu di bawahi oleh otoritas yang memerintah. Ia juga mendesak para pemimpin pemerintahan sementara untuk mengajukan Gaddafi, anggota-anggota keluarganya dan para pejuangnya ke pengadilan. Gaddafi masih buron selagi pasukan NTC memburunya.

Anggota Kongres Amerika lainnya, Senator Mark Kirk, mengatakan ia akan terus melobi untuk pencairan dana Libya yang disimpan di Amerika.

Secara terpisah, Dewan HAM PBB merekomendasi agar penangguhan keanggotaan Libya dalam badan itu dicabut. Dewan itu telah mengesahkan resolusi yang mengimbau Majelis Umum PBB mencabut penangguhan tersebut yang diberlakukan bulan Maret lalu itu.