Partai Presiden Mesir Kecam Campur Tangan AS soal Satiris

Satiris Mesir, Bassem Youssef saat hadir di pengadilan Kairo atas tuduhan menghina Islam dan Presiden Morsi (31/3).

Partai Kebebasan dan Keadilan Mesir mengecam kritik pemerintah Amerika atas penyelidikan pemerintah Mesir terhadap seorang satiris, Bassem Youssef.
Partai Kebebasan dan Keadilan yang dipimpin Presiden Mesir mengesampingkan kritik Amerika mengenai penyelidikan terhadap seorang seniman satiris terkenal, dengan menyebutnya sebagai campur tangan nyata terhadap urusan dalam negeri Mesir.

Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Victoria Nuland hari Senin mengatakan bahwa interogasi Bassem Youssef serta surat perintah penahanan terhadap aktivis hak asasi itu menyoroti kecenderungan mengkhawatirkan berupa meningkatnya pembatasan terhadap kebebasan berekspresi di Mesir.

Nuland berbicara sehari setelah Youssef, yang mengolok-olok Morsi dan para ulama garis keras dalam acara mingguannya di televisi, dibebaskan dengan uang jaminan setelah berjam-jam diinterogasi atas tuduhan menghina Morsi, seorang Islamis, dan agama Islam.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan hari Selasa oleh partainya Morsi menyebutkan komentar-komentar Nuland akan dipahami rakyat Mesir sebagai dukungan Amerika bagi penghinaan terhadap praktik-praktik keagamaan oleh sebagian kalangan di media Mesir.