Partai Berkuasa Menangkan Pemilu Parlemen di Korsel

Suasana penghitungan suara pemilu parlemen Komisi Pemilihan Umum Korea Selatan di sebuah gimnasium di Seoul, Korea Selatan, Rabu, 15 April 2020.

Partai Demokrat, partai yang berkuasa di Korea Selatan, berhasil memenangkan pemilu parlemen. Partai liberal itu, bersama sebuah partai yang berkoalisi dengannya, merebut 180 kursi di Majelis Nasional yang beranggotakan 300 orang, kata sejumlah pejabat pemilu setelah perhitungan final, Kamis (16/4).

Media-media setempat melaporkan, para pendukung Partai Demokrat membukukan rekor kehadiran tertinggi di TPS-TPS dalam hampir tiga dekade. Sementara itu, menurut mereka, partai berhaluan konservatif yang beroposisi, membukukan rekor kehadiran terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini tergambar jelas di kawasan metropolitan Seoul.

Keberhasilan meraih mayoritas meyakinkan di parlemen ini kemungkinan akan memperkokoh usaha pemerintah Presiden Moon Jae-in dalam mewujudkan target-target kebijakan dalam negeri dan luar negerinya, seperti menghidupkan kembali diplomasi dengan Korea Utara.

Moon dalam sebuah pernyataan tertulisnya, berterima kasih kepada para pendukung partainya karena telah memberi kekuatan kepada pemerintah dalam usaha memulihkan negara dari krisis nasional yang ditimbulkan wabah virus corona. “Kami akan melakukan usaha-usaha agresif untuk mengatasi krisis virus corona dan ancaman yang ditimbulkannya terhadap kehidupan rakyat dan ekonomi nasional,” katanya.

Komisi Pemilu Nasional mengatakan, lebih dari 17 juta warga Korea Selatan memberikan suara mereka, Rabu (16/5). Jika digabung dengan 1,8 juta warga yang telah memberikan suara mereka lewat pemilu dini dan lewat pos, tingkat partisipasi pemilih mencapai 66,2 persen, tertinggi sejak pemilu 1992, yang membukukan rekor 71,9 persen. Para pemilih tidak keberatan mengenakan masker penutup wajah dan sarung tangan, sementara mempraktikkan social distancing, sewaktu melangsungkan pesta demokrasi itu. [ab/uh]