Partai Demokrat Selenggarakan Debat Pertama Nominasi Capres 2016

Kandidat Capres AS dari partai Demokrat, Senator Vermont Bernie Sanders, dalam kampanyenya di Tucson, Arizona, 9 Oktober 2015 (Foto: dok).

Komite Nasional Demokrat hanya menjadwalkan enam debat bagi para kandidat presidennya, setengah dari yang bakal digelar partai Republik.

Setelah menyaksikan para kandidat partai Republik saling serang dalam dua putaran debat, kini giliran para kandidat calon presiden Amerika mendatang dari partai Demokrat mengikuti debat pertama mereka dalam kampanye pemilu 2016 di Las Vegas hari Selasa ini.

Mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan statusnya sebagai calon terdepan dalam persaingan di partai Demokrat akan membuatnya berada di pusat perdebatan, tersurat maupun tersirat, karena ia akan berdiri di tengah-tengah di antara empat kandidat lain yang ambil bagian.

Jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan Clinton unggul dengan sekitar 40 persen dukungan, sedangkan pesaing utamanya, Senator Vermont Bernie Sanders, di belakangnya dengan 25 persen.

Sangat berbeda dengan persaingan dalam partai Republik, para calon Demokrat sedikit sekali membahas pihak lain dalam kampanye mereka. Ini membuat debat hari Selasa ini menjadi forum menarik untuk melihat kebijakan dan catatan mengenai mereka saling diperbandingkan.

Perbedaan lainnya adalah besarnya persaingan. Mereka yang akan mengikuti debat selain Clinton dan Sanders adalah mantan Gubernur Maryland Martin O'Malley, mantan senator Virginia Jim Webb dan mantan senator Rhode Island Lincoln Chafee. Ketiga kandidat yang disebut terakhir itu bersusah payah meraih 1 persen dukungan dalam jajak pendapat belakangan ini.

Ini membuat debat Selasa malam penting bagi mereka karena Komite Nasional Demokrat hanya menjadwalkan enam debat bagi para kandidat presidennya, setengah dari yang bakal digelar partai Republik.

Debat ini mungkin menjadi kesempatan terbaik bagi O'Malley, Webb dan Chafee untuk mengukuhkan posisi mereka sendiri sebelum kemungkinan masuknya sosok terkenal lainnya dalam persaingan, yakni Wakil Presiden Joe Biden, yang tidak akan ambil bagian dalam debat namun masih mempertimbangkan apakah akan mencalonkan diri sebagai presiden.

Jajak pendapat baru Reuters/Ipsos yang dilansir hari Senin menunjukkan 48 persen anggota Demokrat yang disurvei menginginkan Biden bergabung dalam persaingan ini. Jika ia mencalonkan diri, berdasarkan jajak pendapat Clinton masih akan unggul, Sanders di tempat ke-dua dan Biden di tempat ke-tiga dengan dukungan 17 persen suara. [uh]