Pangeran Ali dari Yordania Incar Jabatan Presiden FIFA

A supporter of Kenyan opposition National Super Alliance (NASA) coalition lies on the ground after he was hit by a police truck during a protest along a street in Nairobi.

Pangeran Ali, mantan wakil presiden FIFA, mengeluarkan pengumuman itu hari Kamis. Ali yakin organisasi tersebut dapat bangkit dari skandal korupsinya - yang disebut Pangeran Ali sebagai suatu periode sulit – dengan reputasi yang telah pulih.

Pangeran Ali bin al-Hussein dari Yordania telah mengumumkan pencalonannya dalam pemilihan presiden FIFA mendatang. Ia mengincar jabatan sebagai pemimpin badan sepak bola dunia yang sedang terpojok itu.

Pangeran Ali, mantan wakil presiden FIFA, mengeluarkan pengumuman itu hari Kamis. Ali yakin organisasi tersebut dapat bangkit dari skandal korupsinya - yang disebut Pangeran Ali sebagai suatu periode sulit – dengan reputasi yang telah pulih. Ia mengatakan FIFA memerlukan pemimpin yang tepat untuk membantu organisasi itu meraih kembali kredibilitas.

Ali mengatakan ia memiliki dukungan dari lima asosiasi anggota, syarat untuk mencalonkan diri, tetapi menolak merincinya.

Pangeran Ali menjadi penantang dalam pemilihan bulan Mei lalu saat menghadapi Sepp Blatter, presiden FIFA yang sedang menjabat ketika itu, tetapi kemudian mundur setelah pemilihan putaran pertama.

Blatter mengundurkan diri empat hari kemudian terkait skandal korupsi yang terkuak sebelumnya tahun ini. Beberapa calon kandidat presiden FIFA lainnya menghadapi tuduhan korupsi yang mengakibatkan mereka diskors. [uh]