Pakistan Minta Kabul, NATO Bantu Cari Orang yang Disandera

Seorang prajurit Angkatan Darat Nasional Afghan (ANA) berjaga di pos pemberiksaan di Logar, Afghanistan. (Foto: dok.)

Sebuah operasi keamanan sedang berlangsung di Afghanistan tengah untuk membebaskan lima pakar penerbangan Pakistan dan ahli navigasi Rusia yang ditahan Taliban, kata para pejabat Jumat (5/8).

Kelompok pemberontak itu menyandera mereka sehari sebelumnya setelah helikopter itu mendarat darurat di sebuah distrik terpencil di provinsi Logar, Afghanistan.

Pesawat MI-17 buatan Rusia itu lepas landas dari kota Peshawar, Pakistan barat laut, menuju Republik Uzbekistan, tetapi mengalami "kesalahan teknis" di jalan, memaksa pilot melakukan pendaratan darurat di perbatasan Afghanistan.

Penduduk desa mengatakan, helikopter tersebut terbakar setelah menyentuh tanah dan semua orang selamat dari kecelakaan itu sebelum mereka ditangkap dan dibawa pergi oleh orang-orang bersenjata tak dikenal.

Kepala militer Pakistan Jenderal Raheel Sharif menelepon Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pada hari Jumat dan memintanya untuk membantu menyelamatkan para awak helikopter itu.

Seorang juru bicara militer mengatakan Ghani menjanjikan semua bantuan yang memungkinkan.

Pada hari Jumat, General Sharif juga berbicara kepada Komandan Pasukan NATO di Afghanistan Jenderal Johan Nicolson dan meminta bantuan untuk mencari para sandera itu. [as]