Obama Pertahankan 8.400 Tentara AS di Afghanistan

Presiden AS Barack Obama mengatakan situasi keamanan di Afghanistan “masih genting” dalam pidato hari Rabu (6/7).

Presiden Obama akan mempertahankan 8.400 tentara di Afghanistan, mewariskan kebijakan tidak jelas untuk masa depan negara itu.

Para pakar mengatakan rencana Presiden Amerika Barack Obama untuk mempertahankan 8.400 tentara Amerika di Afghanistan hingga akhir masa kepresidenannya menimbulkan banyak pertanyaan mengenai langkah terbaik yang harus dilakukan sementara situasi disana makin memburuk.

Pemerintahan Obama sebelumnya berencana untuk mengurangi jumlah tentara Amerika dari 9.800 saat ini menjadi 5.500 menjelang akhir tahun 2016.

Tapi Presiden Obama hari Rabu (6/7) mengumumkan situasi keamanan di Afghanistan “masih genting” sehingga ia mempertahankan lebih banyak tentara dari yang sebelumnya direncanakan. Masa jabatan Obama akan berakhir pada 20 Januari 2017.

“Taliban masih menjadi ancaman. Mereka meraih kemenangan dalam beberapa kasus, mereka terus melakukan serangan dan bom bunuh diri termasuk di Kabul” kata Obama. “karena Taliban sengaja menyasar warga sipil, lebih banyak lagi laki-laki Afghanistan, perempuan dan anak-anak yang tewas dan sering diabaikan dalam krisis pengungsi global”.

Tentara Amerika di Afghanistan telah melakukan dua misi termasuk pelatihan dan memberi saran kepada tentara Afghanistan sementara mereka memerangi Taliban dan ekstremis terkait al-Qaida dan upaya-upaya ISIS untuk bercokol di negara itu. [my/jm]