Obama Kunjungi Gereja Warga Kuba Amerika di Miami

Presiden Barack Obama belajar tentang gereja “Shrine of Our Lady of Charity” dari Pastor Juan Rumin Dominguez dalam kunjungan mendadak di Miami (28/5). (AP/Pablo Martinez Monsivais)

Diaspora Kuba yang sangat berpengaruh secara politik di Miami itu sebagian besar menentang keinginan pemerintahan Obama untuk mencabut embargo ekonomi atas Kuba.

Presiden AS Barack Obama melakukan kunjungan mendadak ke sebuah gereja di Miami, Florida, Kamis (28/5) di saat Amerika Serikat berupaya mencapai kemajuan dalam menjalin kembali ikatan dengan Kuba. Rumah ibadah “Shrine of Our Lady of Charity” itu populer di kalangan warga yang mengasingkan diri dari Kuba.

Gedung Putih mengatakan presiden melakukan kunjungan mendadak itu untuk “menghormati pengorbanan yang telah dilakukan warga Amerika keturunan Kuba dalam menjunjung kebebasan dan peluang serta berkontribusi luar biasa kepada negara kita.”

Diaspora Kuba yang sangat berpengaruh secara politik di Miami itu sebagian besar menentang keinginan pemerintahan Obama untuk mencabut embargo ekonomi yang telah lama diterapkan kepada pemerintahan Castro.

Tetapi empat senator AS dari faksi Demokrat yang mengunjungi Havana pekan ini mengatakan semakin banyak anggota Kongres yang mendukung pencabutan embargo, diakhirinya larangan perjalanan bagi warga AS, dan memajukan keterlibatan ekonomi dengan Kuba.

Obama mencatat sejarah pada bulan Desember ketika mengatakan pemerintahannya akan berupaya menjalin kembali hubungan diplomatik dengan Kuba untuk pertama kalinya sejak 1961.

Para diplomat AS dan Kuba mengadakan serangkaian pertemuan untuk membahas rincian pembukaan kembali kedutaan di masing-masing ibukota.

Florida terletak 145 kilometer dari Kuba. Kota terbesarnya, Miami, telah menjadi tujuan utama warga Kuba yang ingin datang ke AS selama lebih dari 50 tahun.