Myanmar Serang Pemberontak Kachin, 20 Tewas

Tentara pemberontak Kachin saat hadir dalam pembicaraan damai dengan pemerintah Myanmar (foto: dok).

Pemberontak etnis Kachin di Myanmar mengklaim pemerintah menyerang markas dan sekolah pelatihan militer mereka, menewaskan 20 kadet.

Hkun-Ja, juru runding pemberontak Kachin mengatakan kepada VOA siaran bahasa Burma serangan artileri tiba-tiba itu berasal dari sebuah bukit tinggi diluar kota Laiza, markas Laskar Kemerdekaan Kachin (KIA).

Setidaknya satu kamp Kachin lainnya ditembaki hari Rabu (19/11). Pemerintah dan militer Myanmar belum menanggapi laporan tentang serangan tersebut.

Hkun-Ja mengatakan rencana dimulainya lagi perundingan gencatan senjata antara kedua pihak kini menjadi terhambat akibat serangan oleh pemerintah itu.

Kachin dan sejumlah kelompok etnis pemberontak lain telah melawan pemerintah pusat selama puluhan tahun, mengakibatkan kematian puluhan ribu orang. Kebanyakan kelompok itu telah menandatangani gencatan senjata sementara, tetapi kesepakatan yang permanen masih terus diupayakan.