Militer Suriah: Serangan Israel di Dekat Damaskus Tewaskan Tentara

  • Associated Press

Jet-jet Israel menembakkan misil terhadap target-target di dekat Damaskus pada 30 Desember, menewaskan seorang tentara Suriah dan mencederai tiga lainnya, dalam ilustrasi. (Foto: AP/Ariel Schalit)

Jet-jet Israel menembakkan misil terhadap target-target di dekat Damaskus pada Rabu (30/12) pagi, menewaskan seorang tentara Suriah dan mencederai tiga lainnya, sebut militer Suriah.

Serangan selepas tengah malam di daerah Zabadani di kawasan pedesaan Damaskus itu menargetkan satu unit pertahanan udara Suriah dan juga menyebabkan kerusakan material, kata seorang pejabat militer Suriah yang tidak disebutkan namanya dan dikutip kantor berita resmi SANA.

Ini adalah serangan kedua yang dilaporkan terjadi dalam sepekan ini. Jet-jet Israel mengebom target-target di Masyaf, kota di Suriah Tengah, Kamis (24/12).

Laporan itu tidak memberi rincian lebih jauh dan tidak ada pernyataan segera dari Israel, yang jarang memberitakan serangan-serangannya di dalam Suriah selama perang saudara di Suriah.

BACA JUGA: SDF yang Didukung AS Menarget Militan ISIS di Suriah Timur

Kelompok pemantau perang berbasis di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights, menyatakan serangan-serangan Israel menarget sebuah gudang senjata dan roket yang digunakan kelompok militan Lebanon Hizbullah yang bersekutu dengan Iran dan milisi-milisi lainnya. Iran dan milisi-milisi sekutu telah memainkan peran penting dalam perang saudara di Suriah sejak 2011.

Dalam beberapa tahun ini, Israel telah mengaku melancarkan puluhan serangan udara di Suriah, kebanyakan ditujukan ke senjata-senjata yang diduga dikirim Iran untuk Hizbullah. Dalam beberapa bulan ini, para pejabat Israel telah menyatakan kekhawatiran bahwa Hizbullah tengah berusaha mendirikan fasilitas-fasilitas produksi untuk membuat misil yang akurat.

Observatory menyatakan daerah yang ditarget pada hari Rabu (30/12) adalah kawasan pegunungan. Gudang-gudang itu berada di pegunungan, yang selama bertahun-tahun konflik telah menjadi tempat berlindung milisi-milisi dukungan Iran.

Observatory juga menyatakan serangan-serangan Israel menghantam sebuah unit pertahanan udara Suriah di daerah tersebut sementara unit itu berusaha merespons misil-misil yang datang, menewaskan seorang tentara dan mencederai lima lainnya. Pasukan Rusia, juga sekutu penting pemerintah Suriah, dikerahkan di dekatnya, sebut Observatory. [uh/ab]