Menhan AS: Amerika Tidak Akan Pernah Terima Korut yang Bersenjata Nuklir

Menteri Pertahanan AS Jim Mattis (kiri) dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo berjabat tangan sebelum berlangsungnya Pertemuan Konsultatif Keamanan ke-49 di kantor Kementerian Pertahanan Korea Selatan di Seoul, 28 Oktober 2017.

Menteri Pertahanan Amerika mengatakan Amerika tidak akan pernah menerima Korea Utara yang bersenjata nuklir.

Jim Mattis mengatakan hari Sabtu (28/10) di Seoul bahwa program pengembangan agresif nuklir dan misil Korea Utara sedang merongrong keamanan negara yang terkucil itu, bukan memperkuatnya.

Mattis memperingatkan Utara bahwa militernya tidak dapat menandingi kekuatan militer persekutuan Amerika dan Korea Selatan.

“Sudah pasti,” kata Mattis, “setiap serangan terhadap Amerika Serikat atau sekutu kami akan dikalahkan dan setiap penggunaan senjata nuklir oleh Utara akan dibalas dengan kekuatan militer besar-besaran.”

Menteri pertahanan Amerika itu mengatakan lagi sebagaimana dikatakannya sepanjang pekan ini dalam perlawatannya di Asia bahwa diplomasi adalah cara yang lebih disukai dalam menghadapi Korea Utara.

Mattis dan Jenderal Joseph Dunford, ketua dewan kepala staf angkatan bersenjata Amerika, mengadakan pertemuan tahunan dengan para pejabat pertahanan Korea Selatan hari Sabtu (28/10), yang merupakan Pertemuan Keamanan yang diadakan untuk pertama kalinya sejak pelantikan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Presiden Amerika Donald Trump.

Hari Jumat, Mattis bertemu dengan Presiden Moon dan berpidato di hadapan pasukan Amerika dan Korea Selatan di “desa gencatan senjata” Panmunjom di mana Korea Selatan berbatasan dengan Korea Utara.

Perlawatan menteri itu di Asia telah mencakup persinggahan di Thailand dan Filipina. [gp]