Mantan Perdana Menteri Malaysia Minta Perlindungan Polisi

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, (kedua dari kiri di depan), dan istrinya Rosmah Mansor Pekan, negara bagian Pahang, Malaysia, 28 April 2018. (Foto: dok.)

Kantor berita nasional Malaysia melaporkan bahwa mantan Perdana Menteri Najib Razak, yang sedang diselidiki atas skandal korupsi besar-besaran, telah meminta perlindungan polisi karena kekhawatiran akan keselamatan keluarganya.

Koalisi Najib yang sejak lama berkuasa menderita kekalahan yang mengejutkan dalam pemilu tanggal 9 Mei di tengah kemarahan rakyat atas sedikitnya $ 4,5 milyar uang negara yang menurut para penyidik dijarah dan dicuci oleh rekan-rekan Najib dari dana investasi negara yang dibentuknya.

Baca juga: Polisi Geledah Rumah Najib Razak

Pemerintah baru telah membuka kembali penyelidikan kasus itu, dan polisi telah menggeledah rumah-rumah Najib dan menyita uang tunai, perhiasan dan barang-barang mahal lainnya.

Baca juga: Polisi Sita Ratusan Tas Mewah dari Rumah Najib Razak

Seorang juru bicara Najib mengatakan kepada kantor berita Bernama hari Minggu (20/5) bahwa Najib telah meminta "perlindungan bagi dirinya dan keluarganya karena mereka khawatir akan keselamatan mereka." Ia tidak memberi keterangan lebih jauh.

Staff utama Najib mengatakan ia belum dapat menanggapinya. [gp]