Mahasiswi 20 Tahun Jadi Kepala Polisi di “Kota Narkoba” Meksiko

Marisol Valles Garcia di kantornya sebagai kepala polisi kota Praxedis G. Guerrero, setelah acara sumpah jabatan, Rabu 20 Oktober 2010.

Marisol Valles Garcia, mahasiswi kriminologi disumpah sebagai kepala polisi kota Praxedis G. Guerrero, kota narkoba paling berbahaya di Meksiko.

Seorang mahasiswi berusia 20 tahun telah menjadi kepala polisi yang baru di kota Praxedis G. Guerrero, kota narkoba paling berbahaya di Meksiko.

Marisol Valles-Garcia – seorang mahasiswi bidang studi kriminologi – telah disumpah hari Rabu, sebagai kepala polisi kota Praxedis G. Guerrero di Meksiko Utara, dekat perbatasan Amerika.

Marisol yang juga sudah menjadi ibu dari seorang bayi laki-laki ini akan memimpin aparat kepolisian yang hanya terdiri dari 13 petugas, sembilan diantaranya adalah perempuan.

Operasi anti-narkoba gabungan militer dan kepolisian Meksiko berhasil menyita berton-ton marijuana di perbatasan Meksiko-AS.

Kota yang dihuni oleh hampir 10 ribu jiwa ini terletak di negara bagian Chihuahua – Meksiko, sebuah kawasan yang diganggu oleh aksi kekerasan terkait narkoba.

Marisol Valles mengatakan ia menerima pekerjaan tersebut karena ia ingin warga di kotanya dapat hidup tenang tanpa dibayangi ketakutan.

Pemerintah Meksiko berjuang untuk menangani ancaman kartel narkoba dengan mengandalkan kepada para petugas polisi yang bergaji rendah, tidak terlatih dan kerap melakukan korupsi.