Kota Asal Melania Trump di Slovenia Harapkan Peningkatan Pariwisata

Melanija Knavs, sekarang dikenal sebagai Melania Trump, lahir dan besar di kota Sevnica, Slovenia (15/2). (AP/Darko Bandic)

Perhatian global bersifat positif karena Sevnica sedang berkembang menjadi tempat tujuan wisata, ujar Walikota Srecko Ocvirk.

Kota kecil Sevnica di Slovenia, tempat lahir Melania Trump, menyambut kemenangan mengejutkan suami Melania dalam pemilihan presiden AS sebagai faktor yang dapat mendongkrak pariwisata.

Sampai setahun lalu, kota berpenduduk kurang dari 5.000 orang itu, yang ada di kaki pegunungan Alpen, hampir tidak dikenal di Slovenia, apalagi di luar negeri.

Namun hari Senin (7/11), Sevnica tak sabar menyambut peningkatan finansial sebagai kota kelahiran calon ibu negara AS berusia 46 tahun itu.

"Kadang-kadang tekanan media terlalu keras. Orang-orang Sevnica tidak terbiasa dengan hal itu. Di sisi lain, perhatian global bersifat positif karena Sevnica sedang berkembang menjadi tempat tujuan wisata," ujar Walikota Srecko Ocvirk.

Walikota tersebut mengatakan penduduk lokal telah mendukung kampanye Trump dan istrinya.

Pensiunan fotografer mode Slovenia, Stane Jerko, melihat foto Melanija Knavs, sekarang dikenal sebagai Melania Trump, dari sesi pemotretan pertama mereka, di Ljubljana, Slovenia (11/2).

Lahir sebagai Melania Knavs tahun 1970, ia tinggal di sebuah blok apartemen di Sevnica bersama keluarganya saat masih anak-anak. Ketika remaja, keluarganya pindah ke rumah sederhana berlantai dua di atas sungai Sava di pinggir kota, di bawah sebuah kastil abad pertengahan yang terawat baik.

Warga mengatakan ayah Melania menjual onderdil mobil dan ibunya bekerja di pabrik yang membuat merk pakaian anak-anak yang sangat populer di negara komunis Yugoslavia, sebelum negara itu pecah tahun 1990an.

Karir model Melania membawanya ke Milan dan kemudian Amerika Serikat, jauh dari negara asalnya Slovenia, sebuah negara bekas republik Yugoslavia berpenduduk dua juta orang yang hanya seluas New Jersey.

"Bahkan waktu anak-anak Melania kreatif, inovatif dan Sevnica terlalu kecil untuknya," ujar Mirjana Jelancic, teman Melania yang sekarang menjadi kepala sekolah dasar tempat Melania dulu belajar.

"Ia bersifat tenang dan ketika saya mendengar Donald maju dalam pemilihan presiden, saya mengatakan (kepada diri sendiri) bahwa hal itu akan sulit untuknya. Ia tidak pernah mau ada dalam sorotan," ujar Jelancic. "Ia melakukan pekerjaan yang hebat (dalam kampanye itu)."

Kepala pusat kesehatan kota itu, yang menerima donasi dari Melania tahun 2005 ketika ia sedang hamil putranya Barron, mengatakan ia yakin Melania akan berhasil di Gedung Putih.

"Melania akan menjadi ibu negara yang hebat yang akan membawa nilai-nilai Slovenia mengenai kedermawanan, loyalitas dan kepercayaan untuk Amerika Serikat dan dunia," ujar Vladimira Tomsic. [hd]