Korban Jiwa Bertambah di Tambang Tiongkok yang Tergenang

Angka kematian di tambang batubara yang terkena banjir di Tiongkok Utara meningkat menjadi 12, hanya beberapa hari setelah penyelamatan dramatis 115 penambang yang tadinya terjebak di bawah tanah selama lebih dari seminggu.

Angka kematian di tambang batubara yang terkena banjir di Tiongkok utara meningkat menjadi 12, hanya beberapa hari setelah penyelamatan dramatis 115 penambang yang tadinya terjebak di bawah tanah selama lebih dari seminggu.

Upaya penyelamatan bagi ke-26 penambang yang masih terjebak dihentikan sejenak hari Kamis setelah air mulai bocor dari langit-langit ke salah satu terowongan. Regu SAR berpendapat mereka berada sekitar 100 meter dari tempat para penambang mungkin terperangkap.

Juru bicara markas SAR Liu Dezheng mengatakan pompo-pompa untuk membuang air tidak lagi efektif karena daerah yang terendam itu "mirip rawa-rawa yang sangat besar." Ia menambahkan bahwa kadar oksigen di tambang itu rendah tetapi tingkat gas dalam batas aman.

Tambang batubara Wangjialing di provinsi Shanxi digenangi air tanggal 28 Maret, membuat 153 penambang terjebak. Pihak berwenang mengatakan tambang itu kemungkinan kebanjiran setelah para pekerja tidak sengaja menembus terowongan tua atau yang telah ditinggalkan dan telah tertimbun air.