Kombatan Ethiopia Teken Perjanjian Penerapan Gencatan Senjata

Wakil pemerintah Ethiopia Birhanu Jula dan wakil dari Pasukan Tigray Tadesse Werede bersalaman usai menandatangani perjanjian penerapan gencatan senjata di Nairobi, Sabtu, 12 November 2022.

Pemerintah Ethiopia dan pasukan Tigray pada Sabtu (12/11) menandatangani perjanjian yang menguraikan peta jalan untuk penerapan perjanjian damai yang disepakati kedua pihak di Afrika Selatan pada bulan ini.

Para perwakilan pemerintah Ethiopia dan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) telah bertemu di Nairobi sejak Senin (7/11) untuk menyepakati berbagai aspek terkait implementasi pakta perdamaian yang ditandatangani di Pretoria.

Deklarasi pada Sabtu (12/11) itu diperkirakan akan mendorong upaya para mediator Uni Afrika untuk memecahkan konflik dua tahun yang telah menewaskan ribuan orang dan membuat jutaan orang kehilangan tempat tinggal di negara Tanduk Afrika itu.

Perjanjian itu akan memfasilitasi akses kemanusiaan tanpa hambatan, memberi jaminan keamanan kepada para pekerja bantuan, menjamin perlindungan warga sipil dan menerapkan komite gabungan untuk mengawasi implementasinya, kata para mediator.

Perjanjian itu akan diberlakukan segera, kata mediator Olusegun Obasanjo dalam sebuah konferensi pers sebelum penandatanganan.

Kedua belah pihak mengatakan mereka berkomitmen untuk menegakkan deklarasi itu, karena itu adalah satu-satunya cara untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas. [vm/ft]