Koalisi 16 Negara Bagian Gugat Pemerintahan Trump

ARSIP – Petugas patroli perbatasan, Vincent Pirro, mengamati perbatasan yang memisahkan kota Tijuana, Meksiko dan San Diego, Selasa, 5 Februari 2019 (foto: AP Photo/Gregory Bull)

16 negara bagian mengajukan tuntutan hukum terhadap pemerintahan Trump atas darurat nasional yang diumumkan Trump supaya ia bisa mendapatkan dana untuk membangun tembok di perbatasan Amerika-Meksiko.

Para jaksa agung, mulai dari negara bagian California mengajukan tuntutan itu hari Senin di Mahkamah Federal di California utara. Mereka menuduh deklarasi darurat nasional bertentangan dengan hukum dan Konstitusi.

“Presiden Trump samasekali tidak mengindahkan aturan hukum. Dia tahu ada krisis di perbatasan. Dia tahu deklarasi darurat nasional itu tidak beralasan, dan mengakui ia mungkin saja kalah di pengadilan dalam kasus ini,” kata Jaksa Agung California Xavier Becerra.

Becerra menuduh Trump bermain sandiwara dan bikin sensasi karena gagal membuat Kongres atau Meksiko membeayai tembok itu.

Gedung Putih belum menanggapi tuntutan negara bagian itu, namun memang mengantisipasi akan timbul gugatan hukum. Trump mengatakan ia mendeklarasikan darurat nasional karena tidak senang dengan jumlah anggaran yang diberi Kongres untuk tembok itu.

Trump memusatkan banyak dari tema kampanyenya tahun 2016 tentang membangun tembok itu dan membuat Meksiko memikul beayanya. Setelah terpilih ia mengatakan ia tidak pernah bermaksud Meksiko yang akan membeayainya, melainkan dana dari hasil perjanjian perdagangan baru Amerika Utara.

Para pemimpin Meksiko dari semula mengatakan dalam keadaan apapun Meksiko tidak akan membeayai pembangunan tembok dimaksud. Sejak itu Trump bergeser dan fokus akan mendapatkan dananya dari Kongres. [al]