Kisah Para Penyintas Perang di Ukraina Timur

Warga lokal bernama Lida menangis di luar Gereja Noah's Ark di kota Krasnohorivka, sambil mengatakan, “Di Kyiv mereka jauh dari realita, mereka tidak paham bahwa perang datang ke kota ini." (VOA/Adam Bailes)

Pastor Vladimir Ivanov, sukarelawan dari Gereja Good News membawa bantuan makanan yang sangat diperlukan ke Krasnohorivka. Pastor itu mengatakan situasi sangat gawat dan makanan yang dibawa oleh gereja-gereja lain dan Palang Merah tidak cukup. (VOA/Adam Bailes)

Banyak rumah yang rusak akibat penembakan tahun ini, termasuk blok apartemen di kota Krasnohorivka, tempat krisis kemanusiaan membayangi warga. (VOA/Adam Bailes)

Seorang pemberontak pro-Rusia berjalan melewati sisa-sisa bandar udara Donetsk yang dikuasai kelompoknya, setelah pertempuran yang intens. (VOA/Adam Bailes)

Seorang tentara Ukraina di bunker bawah tanah menggunakan peralatan kamera untuk memata-matai jalan strategis menuju bandara Donetsk yang dikuasai pemberontak tempat pertempuran berlanjut. (VOA/Adam Bailes)

Para pejuang Ukraina istirahat merokok dekat Pervomais'ke setelah kembali dari garis depan. (VOA/Adam Bailes)

Milisia pro-pemerintah melakukan persiapan sebelum misi pengintaian dengan pesawat tanpa awak ke wilayah yang dikuasai pemberontak. (VOA/Adam Bailes)

Seorang komandan duduk di belakang parit garis depan 700 meter dari posisi-posisi pemberontak pro-Rusia dikelilingi suara tembakan yang membahana. (VOA/Adam Bailes)

Sukarelawan Ukraina "pengumpul mayat" meletakkan jenazah pemberontak pro-Rusia di dalam ambulans. Para pekerja sukarela secara rutin menyeberang garis depan untuk mengumpulkan mayat di Republik Rakyat Donetsk. (VOA/Adam Bailes)