Ratusan Ribu Mengungsi dari Kekerasan di Sudan Selatan
Seorang ibu duduk bersama bayinya dalam klinik yang dikelola organisasi Dokter Tanpa Batas (MSF) di Minkammen, 25 kilometer dari selatan Bor (10/1). (AFP/ Nichole Sobecki)
Warga menurunkan barang-barang yang mereka bawa dari Bor, ibukota negara bagian Jonglei, saat tiba di Minkammen, di bantaran sungai Nil. (AFP/Nichole Sobecki)
Para pengungsi Sudan Selatan mengantre pembagian makanan (17/1) di kamp transit Dzaipi di Adjumani, Uganda, satu jam perjalanan naik mobil dari kota perbatasan Nimule di Sudan Selatan. (Reuters/Edward Echwalu)
Seorang tentara pemerintah Sudan Selatan berdiri dengan yang lainnya dekat kendaraan mereka, setelah pasukan pemerintah mengambil alih Bentiu, ibukota negara bagian Unity, dari pemberontak (10/1). (AP/Mackenzie Knowles-Coursin)
Seorang anggota tim medis Dokter Tanpa Batas (MSF) berdiri dekat seorang ibu yang membawa bayinya (10/1) di kompleks PBB di Juba, tempat ribuan pengungsi Sudan Selatan ditampung. (Foto: Jacob Simkin/MSF)
مذاكرات در اتاق های هتل بوریواژ شهر لوزان در میان هیاتهای مذاكره كننده ایران امریكا و اتحاديه اروپا در جریان است.
Seorang dokter dari organisasi Dokter Tanpa Batas (Médecins Sans Frontières, MSF) merawat seorang anak perempuan yang terkena kejutan listrik, di klinik MSF yang didirikan di kamp pengungsi dalam kompleks PBB di Juba, Sudan Selatan (12/1). (Foto: Phil Moore/MSF)
Para pengungsi Sudan Selatan mengantre pembagian makanan (17/1) di kamp transit Dzaipi di Adjumani, Uganda, satu jam perjalanan naik mobil dari kota perbatasan Nimule di Sudan Selatan. (Foto: UNHCR/F. Noy)
Seorang ibu dan anaknya di dalam klinik organisasi Dokter Tanpa Batas (Médecins Sans Frontières, MSF) di kamp pengungsi dalam kompleks PBB di Juba, Sudan Selatan (12/1). (Foto: Phil Moore/MSF)
Seorang anak dengan luka bakar dirawat di dalam klinik organisasi Dokter Tanpa Batas (Médecins Sans Frontières, MSF) yang didirikan di kamp pengungsi dalam kompleks PBB di Juba, Sudan Selatan (12/1).