90 persen Kebakaran Hotel di Dubai Telah Dipadamkan

  • Margaret Besheer

Hotel Address yang terletak di seberang gedung pencakar langit tertinggi di dunia, Burj Khalifa, di Dubai, UEA, terbakar hari Kamis (31/12) malam.

Semua penghuni telah diungsikan dari hotel Address yang bertingkat 63 itu setelah terjadinya kebakaran hari Kamis (31/12) malam.

Kebakaran masih terus berkobar di hotel mewah di Dubai beberapa jam setelah tengah malam. Para pejabat mengatakan, kebakaran 90 persen telah dipadamkan, dan tampaknya tidak lagi meluas. Namun, api masih tampak menyala di sisi utara gedung tinggi mewah itu dan asap terus mengepul.

Semua penghuni telah diungsikan dari hotel Address yang bertingkat 63 itu hari Kamis (31/12) malam. Kendaraan-kendaraan darurat masih berada di daerah sekitarnya. Pihak berwajib mengatakan 14 orang cedera.

Belum ada keterangan yang pasti mengenai penyebab kebakaran besar itu.

Wartawan VOA, Margaret Besheer menjadi saksi mata kebakaran yang terjadi di Dubai. Margaret sedang makan malam dekat tempat kebakaran di Dubai tengah ketika kebakaran berkobar. Ia menuturkan terjadinya insiden itu.

Ketika kebakaran berkobar di hotel berlantai 63 di pusat kota itu, puluhan ribu orang berkumpul di daerah-daerah yang dipagari di dekatnya untuk menyaksikan pertunjukan kembang api Tahun Baru, sesuatu yang diadakan Dubai secara besar-besaran dan dibanggakan.

Duduk di restoran di dekatnya beberapa ratus meter dari hotel itu, kami memandang ke atas ketika air mancur memancar setiap setengah jam. Ketika kami bertepuk tangan untuk pertunjukan air itu, gedung Address Hotel terbakar. Dalam beberapa menit, api berkobar di sisi utara gedung hotel mengejutkan kerumunan orang di restoran-restoran. Dalam beberapa menit, puing-puing berapi berjatuhan dari gedung itu.

Hotel itu terletak di seberang gedung pencakar langit tertinggi di dunia, Burj Khalifa setinggi 800 meter, yang menjadi pusat pertama pertunjukan kembang api 25 menit di seluruh Dubai untuk menyambut tahun 2016.

Jalan-jalan keluar masuk kompleks itu telah ditutup dengan penghalang besi sejak pukul 6 petang sampai pukul 9:30 lebih, dan jalan-jalan padat dengan orang. Mereka memenuhi trotoir. Banyak keluarga dengan anak-anak dan kereta bayi. Tetapi juga banyak sekali petugas keamanan. Kerumunan orang, banyak dari mereka pekerja tamu dari India dan Pakistan, tenang.

Pertunjukan kembang api yang spektakuler itu berlangsung dengan latar belakang hotel yang terbakar.

Hotel itu, yang menjadi favorit selebriti internasional dan para pengunjung kaya, dilaporkan penuh dengan orang-orang yang datang untuk melihat kembang api. Pihak berwajib mengatakan mereka berhasil mengungsikan semua orang dengan selamat.

Pihak penguasa Persatuan Emirat Arab mengatakan sebelumnya hari Kamis (31/12), bahwa ribuan petugas keamanan bertugas untuk mengamankan keadaan selama pesta Tahun Baru. [sp/ds]