Pihak berwenang Selandia Baru, yang membantu mengoordinasikan usaha pertolongan, mengatakan kapal pemecah es bernama Polar Star itu sebelumnya menghancurkan es di sekitar kapal nelayan itu dan mengirim sebuah kendaraan selam tanpa awak untuk memeriksa kondisi baling-baling kapal nelayan itu.
Petugas Garda Pantai Amerika memastikan bahwa baling-baling kapal itu terlalu rusak sehingga membuatnya tidak bisa melakukan manuver.
Kapal nelayan yang terdaftar di Australia itu bernama Antarctic Chieftan. Menurut rencana, Polar Star akan menarik Chieftan dari daerah berlapis es untuk kemudian menyerahkannya ke sebuah kapal nelayan Selandia Baru. Kapal nelayan Selandia Baru itu kemudian akan menarik dan menggiring Chieftan ke pelabuhan terdekat.
Mereka yang berada di kapal Chieftan dikabarkan dalam kondisi baik.