Jumlah Kasus Ebola Meningkat Drastis
Seorang polisi memberhentikan lalu lintas pagi hari di jalur Highway 41 yang sibuk sementara motorcade membawa seorang warga negara AS yang terinfeksi virus Ebola yang mematikan dari Afrika Barat meninggalkan Pangkalan Udara Dobbins, Marietta, Georgia, 9 September 2014.
Seseorang mengenakan pakaian pelilndung keluar dari ambulans ketika seorang pasien yang terinfeksi virus Ebola tiba untuk diobati, Atlanta, Georgia, 9 September 2014.
Sebuah ambulans membawa seorang warga negara Amerika yang terinfeksi virus Ebola yang mematikan meninggalkan Pangkalan Udara Dobbins di Marietta, Georgia menuju Emory University Hospital di Atlanta, 9 September 2014.
Rumah ini tempat 33 orang dikarantina setelah seorang siswa berusia 21 tahun dari Guinea terinfeksi virus Ebola datang untuk tinggal bersama pamannya sekitar dua minggu lalu di Dakar, Senegal, 2 September 2014.
Seorang petugas medis disemprot disinfektan setelah merawat pasien yang terinfeksi virus Ebola, di sebuah klinik di Monrovia, Liberia, 8 September 2014.
Petugas medis yang merawat pasien yang terinfeksi Ebola mengenakan pakaian pelindung, termasuk sarung tangan dan sepatu bot karet, mengeringkan diri setelah dimandikan di sebuah klinik di Monrovia, Liberia, 8 September 2014.
Pegutas medis yang merawat pasien yang terinfeksi virus Ebola, di sebuah klinik di Monrovia, Liberia, 8 September 2014.
Seorang petugas medis menggunakan termometer untuk memeriksa suhu badan seorang pria di jalan yang ditutup oleh pasukan keamanan Guinea di dekat kota Forecariah, Guinea, 7 September 2014.
Rendi Murphree, seorang ahli epidemiologi dari Centers for Disease Control and Prevention mempersiapkan diri untuk perjalanannya ke Monrovia, Liberia, di rumahnya di Nashville, Tennessee, 5 September 2014.
Petugas medis membawa mayat seseorang yang dicurigai meninggal akibat virus Ebola, Monrovia, Liberia, 2 September 2014.