Jajak Pendapat: Tak Ada 'Dunia Harmonis' Pasca Segregasi di AS

Tulisan “Black Lives Matter” terlihat di sebuah monumen bagi Presiden Negara-negara bagian Konfederasi Jefferson Davis di Richmond, Virgina.

Jajak pendapat di Amerika baru-baru ini mengindikasikan Amerika belum memasuki fase "dunia yang harmonis" tanpa pandangan ras yang banyak diangan-angankan dengan terpilihnya presiden Amerika keturunan Afrika yang pertama.

Menurut jajak pendapat yang diadakan oleh New York Times/CBS minggu lalu, hampir 60 persen warga Amerika termasuk mayoritas besar warga kulit hitam dan kulit putih mengatakan mereka menganggap hubungan antar ras sekarang ini buruk sementara hampir empat di antara 10 warga Amerika menganggap hubungan antar ras di Amerika semakin buruk.

Tidak lama setelah Barack Obama terpilih, dua pertiga warga Amerika menganggap hubungan antar ras di Amerika "umumnya baik."

Pada tahun 2008 selama kampanye kepresidenan Obama yang pertama hampir 60 persen warga kulit hitam Amerika menggambarkan hubungan antar-ras "umumnya buruk". Jumlah tersebut berkurang separuhnya setelah Obama terpilih.

Meski demikian kini 68 persen warga kulit hitam Amerika mengatakan hubungan antar ras buruk.