Israel Longgarkan Pembatasan di Tepi Barat

Pihak militer akan menyingkirkan 60 blokade di Tepi Barat dan membuka paling sedikit sebuah titik penyeberangan.

Israel mengatakan berencana melonggarkan pembatasan bepergian terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut pihak militer, mereka akan menyingkirkan 60 blokade di Tepi Barat dan membuka paling sedikit sebuah titik penyeberangan. Langkah tersebut merupakan isyarat itikad baik selama berlangsungnya perundingan perdamaian tidak langsung antara Israel dan Palestina.

Pekan lalu, media Israel melaporkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berencana menawarkan seperangkat ketentuan yang mencakup menyingkirkan halang-rintang dan membebaskan para tawanan Palestina. Rencana tersebut diumumkan sementara Utusan AS bagi Timur Tengah George Mitchell merampungkan perundingan tidak langsung tahap ke dua antara kedua pihak. Secara terpisah, Netanyahu mendesak warga Palestina untuk menerima "paket perdamaian" tersebut Senin ini. Dalam pidatonya di depan Partai Likud, Netanyahu juga mengecam bangsa Palestina yang berkampanye memboikot produk-produk dari permukiman Yahudi di Tepi Barat.