Israel Lantik Parlemen Baru

Presiden Israel, Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Israel, Senin (16/3), melangsungkan pelantikan parlemen yang baru terpilih di bawah pembatasan ketat terkait wabah virus corona.

Jika biasanya acara pelantikan 120 anggota perlemen itu berlangsung dalam suasana yang meriah dan dalam satu ruangan besar, para anggota baru dilantik di ruang khusus.

Mereka secara bergantian masuk ke dalam ruangan, tiga orang setiap kalinya, sesuai arahan kementerian kesehatan yang membatasi pertemuan maksimal 10 orang.

Presiden Israel Reuven Rivlin memimpin acara itu, setelah seluruh gedung parlemen disemprot diinfektan.

Acara pelantikan tersebut berlangsung dua pekan setelah berakhirnya pemilu nasional, yang memberi negara itu palemen baru, namun tidak membuahkan kepastian akan terbentuknya pemerintah yang stabil.

Rivlin, Senin (16/3), secara resmi menunjuk pemimpin oposisi Benny Gantz untuk membentuk koalisi setelah mantan pensiun panglima militer itu meraih mayoritas tipis rekomendsai dari para anggota parlemen baru. Namun, banyak pihak meragukan usaha Gantz akan berhasil.

Koalisi Gantz memang ingin mendongkel PM Benjamin Netanyahu, namun para pendukungnya tidak memilki kesamaan pandangan. Mereka berbeda ideologi dan diperkirakan akan kesulitan membentuk pemerintah alternatif yang akan menggantikan pemerintah Netanyahu. [ab/uh]