Indonesia Serahkan Kapal Pesiar Terkait Skandal 1MDB ke Malaysia

Kapal pesiar mewah "Equanimity" di pelabuhan Benoa, Bali, 28 Februari 2018.

Indonesia sudah mengembalikan kapal pesiar mewah yang terkait skandal korupsi miliaran dolar 1MDB ke Malaysia, kata Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Senin (6/8), seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Langkah ini akan menguatkan penyelidikan korupsi yang melibatkan mantan Perdana Menteri Najib Razak.

Kapal "Equanimity" yang terdaftar di Kepulauan Cayman, diyakini bernilai $250 juta. Kapal milik pendana Malaysia yang masih buron dan memiliki hubungan dengan Najib itu, disita pada Februari lalu di lepas pantai Bali.

Pihak berwenang Indonesia menahan kapal pesiar itu menyusul permintaan dari Departemen Kehakiman AS, yang sedang menyelidiki dugaan penyalahgunaan dana dalam jumlah besar yang melibatkan dana negara 1MDB.

“Kami senang karena kapal pesiar Equanimity sudah diserahkan kepada kami oleh pihak Indonesia,” kata Perdana Menteri Mahathir dalam pernyataan yang diunggah di akun Facebook. Mahathir saat ini sedang dalam lawatan ke Jepang.

Seorang juru bicara dari kantor Mahathir mengatakan kapal pesiar tersebut akan tiba di Port Klang, sebelah barat Ibu Kota Kuala Lumpur, dalam waktu 48 jam. [ft]