India: Qatar Bebaskan Delapan Mantan Personel Angkatan Laut yang Dituduh Sebagai Mata-mata

  • Associated Press

Foto ilustrasi yang menggambarkan aksi mata-mata. (Foto: Reuters/Pawel Kopczynski)

Kementerian Luar Negeri India pada hari Senin (12/2) mengatakan Qatar telah membebaskan delapan mantan personel Angkatan Laut India yang sebelumnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati, karena dilaporkan telah menjadi mata-mata untuk Israel.

Kementerian Luar Negeri belum memberikan rincian tentang delapan warga negara India atau kejahatan yang dituduhkan kepada mereka, dan Qatar belum mengomentari kasus ini atau mengumumkan dakwaan tersebut kepada publik.

Tetapi media India telah melaporkan bahwa orang-orang tersebut, yang di antara mereka adalah sejumlah mantan perwira tinggi – termasuk kapten yang pernah memimpin kapal perang – ditangkap di Doha pada Agustus 2022.

BACA JUGA:

Australia Marah Atas Vonis Hukuman Mati China terhadap Penulisnya

Pada bulan Oktober, India mengatakan “sangat terkejut" setelah pengadilan Qatar menjatuhkan hukuman mati terhadap mereka, tetapi hukuman tersebut dikurangi pada bulan Desember.

Kedelapan orang itu adalah karyawan Al Dahra, yang menurut situs webnya adalah sebuah perusahaan yang berbasis di Teluk yang menawarkan "solusi dukungan lengkap" untuk sektor kedirgantaraan, keamanan, dan pertahanan.

Surat kabar The Hindu melaporkan delapan laki-laki itu menjadi mata-mata untuk "negara ketiga.” Sementara Times of India mengatakan "berbagai laporan menyatakan bahwa mereka dituduh melancarkan aksi mata-mata untuk Israel." [em/rs]