Hujan Lebat Bawa Banjir Baru ke Australia

Perdana Menteri Australia Julia Gillard meninjau lokasi banjir di Queensland dengan menggunakan helikopter militer Australia, Sabtu, 8 Januari 2011.

Para pejabat memperingatkan para warga untuk menghindari jalanan selagi air bisa naik dengan cepat dan tidak terduga.

Hujan lebat terus membanjiri Australia timur laut pada hari Senin, selagi sungai melebar ke daerah-daerah baru, dan mengancam industri batubara dan pariwisata.

Air lumpur mengalir melalui jalan-jalan utama di kota Gympie di negara bagian Queensland setelah tepi Sungai Maria longsor. Penduduk bergegas menimbun karung-karung pasir di sekitar gedung-gedung, namun banyak kantor yang terendam Senin pagi dan lainnya masih terancam.

Penduduk di dataran rendah di kota ketiga terbesar di Australia, Brisbane, juga menimbun karung-karung pasir di sekitar rumah mereka untuk mencegah air masuk.

Para pejabat memperingatkan para warga untuk menghindari jalanan selagi air bisa naik dengan cepat dan tidak terduga.

Australia mengalami banjir terburuk selama 50 tahun terakhir, yang menggenangi kawasan seluas negara Perancis dan Jerman jika digabungkan. Hujan yang berawal pada akhir bulan Desember diperkirakan akan terus berlanjut sampai akhir pekan ini.

Ada kekhawatiran bahwa banjir bisa mencapai wilayah Gold Coast Australia dan bisa menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi industri pariwisata negara ini.