Guatemala Tolak Warga Meksiko yang Minta Suaka di Amerika

  • Associated Press

Keluarga Gonzalez dari Guatemala, yang mengajukan permohonan suaka di AS, di Nogales, Meksiko, di perbatasan AS, 3 Januari 2020.

Presiden Guatemala Jimmy Morales mengatakan, Rabu (8/1/2020), pemerintahnya tidak setuju untuk menerima warga Meksiko yang telah mengajukan permintaan suaka di Amerika Serikat (AS).

Kata Morales, yang akan mengakhiri jabatan kepresidenannya minggu depan, hal itu harus dirundingkan oleh pemerintah AS dengan penggantinya.

Perjanjian yang ada, imbuh Morales, hanya menyebut warga El Salvador dan Honduras. Namun, pemerintah Amerika telah menyebut kemungkinan akan mengikutsertakan warga Meksiko untuk menunggu di Guatemala sambil menunggu proses permohonan suaka mereka.

Pemerintah AS tahun lalu mengambil langkah keras untuk mengurangi jumlah pencari suaka yang berusaha masuk ke Amerika dari perbatasan Meksiko. Kebanyakan pencari suaka itu berasal dari Amerika Tengah.

Pemerintah AS membuat peraturan bahwa orang-orang yang minta suaka itu harus menunggu putusan pengadilan Amerika di Meksiko.

Kemudian, pemerintah Amerika membuat perjanjian dengan Guatemala, untuk mengirim pencari suaka dari Honduras dan El Salvador ke Guatemala. Kata pemerintah Amerika, migran Amerika tengah itu harus mengajukan permohonan suakanya dari negara pertama yang dimasukinya dan tidak menunggu sampai tiba di perbatasan Amerika.

Sampai saat ini Amerika telah mengirim 94 pencari suaka dari El Salvador dan Honduras ke Guatemala. Tapi hanya enam dari mereka yang akhirnya memutuskan minta suaka dan sisanya kembali ke negara asal.

Orang-orang Meksiko tidak perlu melewati negara lain untuk mencapai perbatasan Amerika, tapi belakangan ini pemerintah Amerika memberi petunjuk kepada para pejabat suaka AS supaya warga Meksiko itu dimasukkan ke dalam kelompok orang yang harus menunggu di Guatemala. [ii/ft]