FIFA Selidiki Perampokan atas 6 Pemain Timnas Spanyol di Brazil

Timnas Spanyol saat menjuarai Piala Dunia pertama mereka di Afrika Selatan (foto: dok).

Enam pemain timnas Spanyol yang mengikuti Piala Konfederasi dilaporkan kehilangan barang-barang termasuk uang, yang dicuri dari kamar mereka di kota Recife, Brazil,
Federasi Sepakbola FIFA hari Kamis mengatakan polisi sedang menyelidiki sebuah insiden di mana pemain-pemain timnas sepak bola Spanyol mengatakan mereka dirampok di hotelnya di kota Recife, Brazil utara.

Juru bicara FIFA Pekka Odriozola mengatakan ia belum memiliki rincian terkait dugaan perampokan itu, di mana media Spanyol melaporkan perampokan itu mensasarkan beberapa pemain yang ambil bagian dalam Piala Konfederasi di Brasil.

Timnas Spanyol berada di Recife untuk menghadapi timnas Uruguay hari Sabtu. Juru bicara timnas Spanyol menolak untuk mengomentari laporan tersebut.

Suratkabar harian Spanyol Marca mengatakan enam pemain Spanyol, termasuk Gerard Pique, dilaporkan kehilangan barang-barang termasuk uang, yang dicuri dari kamar mereka.

Sementara itu, Lionel Messi dan ayahnya Jorge Messi telah dipanggil oleh pengadilan Spanyol untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan penggelapan pajak.

Sebuah pengadilan di kota Gava di dekat Barcelona menerima keluhan jaksa negarabagian yang menyatakan Messi dan ayahnya telah menipu kantor pajak Spanyol sebesar 4 juta euro.

Messi dan ayahnya dipanggil untuk dimintai keterangan tanggal 17 September. Itu merupakan bagian dari penyelidikan untuk menentukan apakah ada alasan untuk secara resmi menuntut mereka dengan tuduhan penggelapan pajak.

Pengadilan menerima keluhan yang diajukan oleh jaksa Raquel Amada tanggal 12 Juni yang menuduh keduanya tidak membayar pajak yang sesuai dengan pendapatan yang diperoleh dari hak publisitas dalam laporan pajak penghasilan Messi tahun 2007, 2008 dan 2009.