FIFA Pertimbangkan Kembali Penggunaan Tayangan Ulang

  • Viktor Pattianakotta
Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan para penyusun aturan olahraga akan membahas video tayangan ulang dalam pertemuan bulan depan. Ia membuat pernyataan itu, setelah adanya keputusan kontroversial wasit sehingga Inggris dan Meksiko tersingkir dari Piala Dunia.

Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan setiap kesalahan wasit patut disesalkan dan dewan Asosiasi Sepakbola Internasional akan mempertimbangkan kembali penggunaan teknologi video tayangan ulang.

“Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional, mereka akan membahas teknologi itu," tegas Blatter. Blatter menambahkan bahwa mereka akan bertemu bulan depan di Wales.

Namun, Blatter mengatakan sistem saat ini tidak bisa diubah selama Piala Dunia berlangsung, yang saat ini mendekati babak perempat final.

Blatter menyaksikan dua kesalahan wasit hari Minggu dalam pertandingan putaran 16 besar antara Inggris dan Jerman serta Argentina dan Meksiko.

Blatter menyatakan maaf kepada Inggris dan Meksiko dan FIFA sudah mempelajari bagaimana memperbaiki kualitas perwasitan atau kontrol pertandingan.

“Kita akan memulai dengan konsep baru, bagaimana memperbaiki kontrol pertandingan dalam kompetisi tingkat tinggi. Dan, kami akan mengeluarkan keputusan akhir Oktober atau awal November dengan pendekatan baru ini, karena peraturan itu harus diubah,” tegas Blatter.

Beberapa wasit FIFA bereaksi, dengan mengatakan sebagian besar keputusan mereka benar dan hanya sedikit kesalahan yang mempengaruhi hasil pertandingan.

Penggemar sepakbola dan analis selama bertahun-tahun mendesak digunakannya video tayangan ulang sehingga wasit bisa meninjau keputusan kontroversial. Yang lain mendesak untuk menambah wasit dan hakim garis.

Namun Blatter dan banyak pihak dalam badan sepakbola dunia selama ini menentang perubahan itu, dengan mengatakan mereka bisa menghambat gerakan bola dan tidak akan mengurangi semua kesalahan.