FBI Selidiki Serangan atas Polisi Philadelphia sebagai Terorisme

Tersangka Edward Archer (kiri) menembaki seorang polisi di Philadelphia, Kamis malam (7/1).

Direktur FBI James Comey mengatakan hari Rabu (13/1) bahwa serangan atas polisi di Philadelphia pekan lalu akan diperlakukan sebagai investigasi terorisme.

Biro penyelidik federal AS (FBI) menyelidiki penembakan polisi Philadelphia sebagai serangan teroris.

Direktur FBI James Comey mengatakan kepada para wartawan hari Rabu (13/1) bahwa serangan pekan lalu itu akan diperlakukan sebagai investigasi terorisme.

Polisi mengatakan Kamis (7/1) malam, Edward Archer mendekati mobil patroli Jesse Harnett dan menembakkan beberapa peluru dari jarak dekat.

Meskipun luka berat, Harnett keluar dari mobilnya, mengejar tersangka dan membalas tembakan, melukai penyerangnya. Polisi-polisi lain menangkap Archer tidak lama kemudian.

Polisi mengatakan, Archer mengakui penembakan itu, dengan mengatakan dia mengikuti perintah Allah dan bahwa dia telah menyatakan kesetiaan kepada kelompok militan ISIS. Archer mengatakan kepada para penyidik, dia percaya polisi membela undang-undang yang bertentangan dengan Islam.

Archer dituduh berusaha melakukan pembunuhan, melakukan serangan, menyerang petugas penegak hukum dan beberapa kejahatan bersenjata.
Sidang pendahuluan direncanakan tanggal 25 Januari. [sp/ds]