Kantor berita pemerintah Turki Anadolu mengatakan menteri urusan energi negara itu sedang mengunjungi lokasi tambang yang ambruk, di mana korban tewas sudah mencapai enam orang.
Anadolu mengatakan mayat penambang keenam – Sedat Bulut – telah dikeluarkan dari tambang tembaga itu hari Minggu (20/11).
Tambang milik swasta di bagian tenggara propinsi Siirt itu ambruk Kamis malam (17/11). Tim SAR berupaya keras mencari 10 penambang lain yang masih hilang, meskipun seorang pejabat pemerintah hari Jumat (18/11) mengatakan harapan menemukan korban selamat sangat tipis.
Enam orang ditangkap hari Sabtu (19/11) dengan tuduhan kelalaian, dan manajer operasi perusahaan tambang itu secara resmi ditangkap hari Minggu (20/11).
Menteri Urusan Energi Turki Berat Albayrak mengatakan pemerintah kini menggunakan “peralatan dan teknologi paling canggih” dalam operasi penyelamatan itu.
Sekitar 100 penambang ikut dalam operasi penyelamatan. [em/ii]