Ekosistem AS Terancam Perubahan Iklim

Sekelompok anjing laut di atas es di Laut Chukchi Timur, Alaska, yang terancam pencairan es. (S.A. Sonsthagen/USGS)

Supporters of the Iraqi Communist Party chant slogans during an International Worker's Day, or Labour Day, rally in Baghdad.

Serangga Meltwater adalah spesies serangga pertama yang dipertimbangkan untuk dicatatkan karena perubahan iklim. (Joe Giersch/USGS)

Para ilmuwan memperkirakan bahwa rawa-rawa di Estuari Pulau Plum, Massachusetts akan meluap akibat kenaikan permukaan air laut. (Matthew Kirwan/USGS)

Seorang ilmuwan dari lembaga survei geologi AS (USGS) memotret Gletser Grinnell di Taman Nasional Gletser untuk menggambarkan penciutan gletser akibat perubahan iklim. (Lisa McKeon, Northern Rocky Mountain Science Center)

Proyeksi perubahan iklim di Daerah Aliran Sungai Sprague, Oregon. (USGS)

Di Arizona yang beriklim lebih kering, beberapa spesies tanaman diperkirakan akan berkurang jumlahnya sementara kaktus berlimpah. (Sarah Studd/National Park Service)

Perubahan iklim dan suhu yang lebih panas berdampak pada semua lanskap, termasuk ekosistem padang rumput di Taman Nasional Yosemite, California. (Ben Young Landis/USGS)

Beberapa beruang kutub di Arktik dapat berenang sampai lebih dari 300 kilometer. Mereka bergantung pada lembaran es yang jumlahnya menurun sekarang ini. (Mike Lockhart/USGS)

Jumlah Spectacled Eider, atau sejenis bebek, menurun sampai 96 persen di tempat pengembangbiakan di Alaska karena mencairnya es dan naiknya suhu. Spesies ini sekarang dinyatakan sebagai terancam keberadaannya. (USGS)

Rawa yang mengering di delta Sungai Mississippi merupakan habitat penting bagi kehidupan alam liar dan berfungsi sebagai daerah penyangga yang melindungi dari badai dan topan. (K. L. McKee/USGS)