Sudan, Sudan Selatan Capai Persetujuan soal Sengketa Minyak

Wilayah Abyei di Sudan Selatan yang kaya minyak dan menjadi sengketa kedua Sudan (foto: dok).

Sudan dan Sudan Selatan telah mencapai persetujuan minyak baru dan berhasil mengatasi pertikaian di masa lalu yang menyebabkan kedua negara hampir berperang pada permulaan tahun ini.
Pemerintah Sudan selatan mengatakan Sabtu (4/8), pihaknya setuju membayar pungutan transit kurang dari 10 dolar per barel. Tadinya Sudan minta pungutan transit sebesar 35 dolar AS per barel.

Presiden Barack Obama menyambut gembira persetujuan itu dan mengucaptkan terima kasih kepada Uni Afrika karena membantu mengusahakan kesepakatan itu. Menteri Luar Negeri Hillary Clinton yang mengunjungi ibukota Sudan Selatan itu Jumat, memuji persetujuan itu yang katanya, “mencerminkan kepemimpinan dan semangat kompromi yang baru.”

Berbicara di Nairobi Sabtu, Clinton mengatakan warga Kenya harus bekerja sama untuk menyelenggarakan pemilihan yang bebas dan adil serta jadi panutan untuk Afrika dan dunia.

Ia mendesak pemimpin-pemimpin Kenya untuk menghincari pertumpahan darah pasca pemilihan seperti yang terjadi di Kenya lima tahun yang lalu.