Tiga demonstran yang membawa sebuah bendera Tibet dan poster "Tidak ada pertandingan genosida" berusaha mengganggu upacara penyalaan api Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 pada Senin (18/10).
Para pengunjuk rasa menuntut agar pertandingan itu diboikot. Mereka berusaha menerobos area upacara di Kuil Hera di Yunani, tempat lahirnya Olimpiade kuno, tetapi mereka ditahan.
"Bagaimana bisa Bijing diperbolehkan menjadi tuan rumah Olimpiade padahal mereka melakukan genosida terhadap Uyghur?" kata seorang demonstran. Ia merujuk pada perlakuan China terhadap Muslim Uyghur di kawasan Xinjiang.
BACA JUGA:
Wakil Presiden IOC: Catatan HAM China Bukan Wewenang OrganisasinyaChina membantah memperlakukan warga Uyghur dengan sewenang-wenang.
Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach mengatakan dalam pidato di stadion Olympia bahwa pertandingan modern harus "dihormati sebagai tempat yang netral secara politik."
Yu Zaiqing, wakil presiden komite penyelenggara Beijing, mengatakan pertandingan itu akan membawa "kepercayaan diri, kehangatan dan harapan" bagi dunia yang masih bergulat dengan pandemi yang dimulai di China.
Pertandingan Musim Dingin Beijing akan diadakan pada 4-20 Februari. Hanya penduduk China yang diperbolehkan menonton. [vm/jm]